Kecewa

Saturday, April 1, 2023

 


Salah satu kesalahan fatal yang berkali-kali aku renungi untuk diperbaiki adalah kebiasaan berekspektasi pada orang lain.


Aku terlalu sering memuji, memberikan penilaian terburu-buru pada orang lain dengan "ASLI DIA BAIK BANGET"


Bubuhan kata 'baik" dan 'banget' inilah yang mungkin menjadi lubang buaya untukku. Menjerumuskan diriku sendiri pada jurang kekecewaan yang menyakitkan.


Orang yang ku anggap 'baik banget' acapkali menjadi orang yang ujung-ujungnya paling mudah menyakiti hatiku. Memperlakukan ku dengan kurang baik. 


Dan akhirnya membuat aku KECEWA.


Wujud kecewaku pun tak pernah berbentuk pada amarah, melainkan diam.


Lebih baik diam, pergi, menjauh.


Kata orang ini menyakitkan, tidak baik.


Tapi entah kenapa, bagiku diam justru menjadi cara terbaik untuk mengikis rasa kecewa.


#tulisanku #logolepsy #kisahhidup #ceritahidup #hikmah

27

Tuesday, March 14, 2023

Sebentar lagi aku ulang tahun ke-27 tahun.


Udah tua ya :') hehe


Ulang tahun kali ini aku ingin menulis sebuah refleksi dalam bentuk doa yang mudah-mudahan terselip kebaikan di dalamnya 🤲


Ya Allah, sebelum aku berkeluh kesah izinkan aku mengucapkan terima kasih atas segala kenikmatan yang telah engkau berikan kepadaku.


Terima kasih telah membuat aku menjadi orang yang selalu mantab berkata 'aku bahagia' dengan apapun takdir yang kujalani saat ini


Terima kasih telah membasuh sedikit luka dan duka di hatiku karena kehilangan bapak walaupun tidak akan pernah benar-benar bisa sembuh 


Terima kasih telah memberikan kesehatan untuk ibuku, satu-satunya harta paling berharga yang kumiliki saat ini


Terima kasih telah memberikan aku pekerjaan yang menghasilkan. Aku bisa hidup, dan sedikit berbagi berkat pekerjaan ini


Terima kasih telah memberikan teman-teman yang sangat baik kepadaku, terlebih mereka yang mendukungku juga selalu menghiburku sehingga aku bisa tertawa sepanjang waktu


Terima kasih telah memampukan aku melakukan banyak hal

Beribadah, istirahat, jalan-jalan, berfikir, bernapas, bergerak dengan mudah tanpa suatu hambatan apapun.


Terima kasih telah melengkapkan segala kebutuhanku bahkan mewujudkan keinginan ku Ya Allah


Terima kasih telah mendengarkan banyak doa ku, kegelisahanku, kesedihanku yang bahkan hanya bisa kuungkapkan dengan menangis.


Terima kasih atas segala curahan rahmah, karunia, berkah yang kau berikan untukku yang tak akan pernah sanggup ku hitung.


Maha Besar Bagimu Yaa Rabb ku 


Namun Ya Allah 

Dibalik limpahan nikmat tersebut, bolehkah aku masih meminta? 


Aku ingin lebih dekat dengan-Mu dengan beragam cara yang lebih indah ya Allah.

Bantu aku dan mudahkan langkah kakiku agar bisa rajin datang ke kajian lagi


Lembutkan hatiku agar mudah memaafkan orang-orang yang menyakiti ku baik dari lisan atau perbuatannya

Mudahkan aku mengingat kebaikan orang lain ketimbang kesalahan orang lain.


Jadikan aku manusia yang bisa berbuat baik dengan tulus, ikhlas, berhati lapang tanpa tanpi, tanpa perlu merasa sedih sekalipun dikecewakan oleh manusia berulang kali.


Jadikan aku manusia yang engkau ridhai dan engkau cintai disetiap langkahnya.

Cukupkan diriku dengan engkau ya Allah. Tanpa perlu takut, ragu, dengan pandangan manusia yang memojokkan dan merendahkan.


Aamiin 🤲


Selasa, 14 Maret 2023

Hujan di waktu Ashar yang meneduhkan

Memelihara Luka

Wednesday, March 1, 2023

 


Kehilangan orang yang kita cintai untuk selamanya itu seperti 'memelihara luka seumur hidup'


Kemanapun pergi dan melangkah, ia mengikuti


Tak bisa menghindar, menjauh apalagi berlari dari kenyataan


Satu-satunya cara merangkul perasaan terpukul adalah dengan menerima.


Mungkin proses nya memang tak sebentar

Tapi percayalah, memeluk kerinduan memang hanya bisa dengan memelihara luka


Bukankah air matalah yang menyuburkan perasaan cinta?


Dengan kesedihan ini, kita akan melanggengkan doa

Menyebut-nyebut namanya disetiap lima waktu


Bersama tangis dan kesedihan, disitulah kita mengukir kebaikannya dalam keabadian.

Menjadi Anak

Monday, February 20, 2023



Kematian bapak adalah penggugur segala rentetan mimpi dan ambisiku.

Aku mengubah nyaris seluruh rencana hidupku

Dari plan A, B, C, menjadi 'nggak punya plan apa-apa'

Bagiku, menyembuhkan duka kehilangan bapak sangatlah berat
Mengeringkan sisa air mata kesedihan sangat tidak mudah

Waktuku lebih banyak kuhabiskan memikirkan 'bagaimana aku harus bertahan hidup tanpa bapak' ketimbang 'goals apa ya yang ingin aku capai di masa depan nanti'

Hari demi hari kuhabiskan mendefinisikan kata ikhlas dan memaafkan
Meng-tidak apa apa kan kepergian itu tidak mudah loh

Aku yang terbiasa memplanning segala 'perjalanan' tiba-tiba kesasar, nggak tahu jalananan.

Satu-satunya fokus ku adalah menemani ibu.
Nggak sempurna sih, banyak bikin salah, kesel dan masih jauh dari cap "anak berbakti"

Tapi menjadikan ibu sebagai prioritas, mengusahakan kebahagiaan untuknya, dan meminggirkan sejenak keruwetan pikiran -tentang aku- ternyata perjuangan yang ngga mudah.

Benar.
Menjadi anak ternyata ngga mudah, apalagi menjadi anak berbakti dan salihah.
Pantes ya hadiahnya surga, menjalaninya amat teramat susah. 

Apakah Aku Tidak Pernah Gagal Dalam Berdoa?

Thursday, February 9, 2023

Aku adalah orang yang justru terlalu sering gagal dalam berdoa.

Aku tahu betapa tidak powerful nya kata-kata yang ku ucapkan menembus langit-langit-Nya

Aku tahu betapa banyak doa-doaku yang belum atau bahkan tidak diijabah oleh Allah SWT.

Saking lemahnya dalam berdoa, kadang cuma bisa menangis, berkata lirih "Ya Allah Ya Allah" sangking tidak berdaya nya.

Tapi aku senang berdoa

Aku senang ada sebuah Dzat yang dengan tulus mendengarkan aku tanpa memberikan judgemental

Aku merasa dekat dan begitu dicintai-Nya saat aku berdoa.

Aku merasa lega bercerita dengan-Nya

Aku tahu ini terlalu percaya diri, mana mungkin Allah mencintaiku?

Sedang khilaf dan dosaku begitu banyak

Sedang (rasa-rasanya) aku begitu jauh dari hamba yang taat

Tapi karena berdoalah hatiku tenang.

Krena berdoalah aku bahagia.

Termasuk ketika mendoakan teman-temanku saat mengulang tahun, saat mendapatkan suatu rezeki/kebahagiaan, saat mendapatkan musibah pun sebisa mungkin aku mendoakan dengan hal-hal yang baik.

Karena mungkin hanya berdoa-lah satu-satunya amalan yang bisa ku banggakan:(

Aku bukan tidak pernah gagal berdoa

Tapi karena aku sering gagal dalam berdoalah aku berdoa

Darimanalagi aku bisa mendapatkan kekuatan selain dengan berdoa

Dunia ini sungguh berisik. Terlalu banyak komentar, judgement, hal-hal menyakitkan yang dilontarkan kepada sesamanya.   

Berdoa mengajarkan ku menjadi orang yang merunduk.

Malu, lemah, pasrah dihadapan-Nya

Berdoa mengajarkan ku menjadi orang yang nggak merasa lebih baik, sok tau dibandingkan yang lain.

Berdoa adalah perekat hamba dengan Tuhan-Nya.

Aku ingat Ustaz Nouman Ali Khan pernah bilang" berdoa adalah satu cara kita berkomunikasi dengan Allah "

Allah SWT adalah sebaik baik pendengar.

Hanya Dia yang memelukmu dalam hangat diatas segala kerapuhan yang sedang kamu alami sebagai manusia.

Mendefinisikan Kembali Makna "Teman"

Saturday, February 4, 2023

Jika saat remaja aku mendefinisikan teman adalah orang yang selalu ada saat kita sulit, ternyata definisi tersebut kurang tepat.

Teman adalah sosok yang sama-sama saling memperjuangan dan diperjuangkan. Lebih jauh, kepada siapapun kita berada dalam satu lingkaran hubungan. Sejatinya harus "saling"

Kata orang, aku "beruntung" punya teman-teman yang lucu, baik dan menyenangkan.

Aku punya sahabat, teman  sekolah yang sampai saat ini selalu support aku. Aku punya teman-teman kuliah yang sangat lucu, solid dan menyenangkan. Pun saat aku bekerja juga dipertemukan dengan teman kantor yang baik dan sangat seru!

Terima kasih teman-temanku, Selain ortu, kalian adalah salah satu alasan mengapa aku pengen terus berusaha menjadi orang yang berhati lapang dan tulus.

Benar. Aku punya teman-teman yang sangat baik!

Aku beruntung dan sangat mensyukurinya <3

Hiks nulisnya pengen nangis nich :"

Doa untuk ibu

Tuesday, January 17, 2023

Barakallah Fii Umriik ibuku

Aku tahu setelah kepergian bapak, tidak mudah menjadi ibu yang memiliki seorang anak gadis berusia nyaris 27 tahun yang belum menikah.

Tapi alih-alih memberikan tekanan untukku (yang ibu tahu aku tidak akan mempan ditekan) ibu memilih mengingatkan aku untuk bangun disepertiga malam agar berdoa dan melibatkan Allah disetiap ikhtiar.

Aku tahu tidak mudah menjadi ibu yang anak-anaknya belum mapan-mapan amat secara finansial diusia dewasa ini

Tapi alih-alih menyuruh-nyuruh kami 'mengumpulkan harta' ibu adalah orang yang justru selalu mengingatkan ku untuk bersyukur dan menyisihkan minimal 2.5% penghasilan yang kudapat untuk diberikan kepada yang membutuhkan.

Bahkan ketika aku malas bekerja pun ibu orang yang selalu mengingatkan ku agar 'bekerja yang bener' demi mencari keberkahan.

Aku tahu setelah kepergian bapak, ibu harus berjuang sendiri membersamai anak-anak ibu yang mungkin masih jauh 'dari ekspektasi orang lain'

Ibu mungkin merasa takut, kepikiran, lebih- lebih karena bac*tan netizen

Tapi bu

Apapun yang terjadi dalam hidupku saat ini. Entah bentuknya rezeki atau ujian, Insya Allah aku ridha, ikhlas dan bahagia. 

Asalkan bersama dengan ibu, hidupku baik-baik saja ♥️

Terima kasih udah jadi ibu yang sangat kuat, mandiri, tidak pernah menyusahkan anak-anaknya :( 

Terima kasih telah menjadi ibu yang selalu mendoakan kami, dan memberikan kepercayaan penuh kepada anak-anaknya dalam memilih jalan hidupnya.

Terima kasih tidak pernah memaksakan apapun untukku yang super duper keras kepala ini.

Terima kasih telah menjadikanku anak perempuan yang merdeka dalam berfikir, melangkah, bermimpi, berjuang, dan melakukan apapun hal yang aku suka.

Walaupun sering marah-marah, dan super disiplin yang kadang bikin emosi karena 'bisa gak santai dikit' hehe tapi ibu tetap panutan q! 

Doaku semoga ibu selalu sehat, panjang umur, senantiasa dilimpahi berkah dan kasih sayang Allah.

Terus doakan aku ya bu, mudah-mudahan bisa jadi anak salihah buat bapak dan bisa bahagiain ibu teruus :( 

 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS